Menu

Live Streaming

Movie of The Week

Beauty and the Beast’ Masih Rajai Puncak Box Office

29 March 2017

Beauty and the Beast’ Masih…

Kisfmjakarta.com, Jakarta - Beauty and the Beast masih kokoh dipuncak box office Amerika Utara. Meski tidak sebanyak...

Read more

Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Suntik Filler di Bibir

Perubahan bibir Kylie Jenner dari yang tipis menjadi tebal dan bervolume, tak dimungkiri menjadi salah satu pemicu meningkatnya permintaan akan suntik filler bibir. Berdasarkan laporan dari American Society of Plastic Surgeons, lebih dari 27 ribu orang melakukan pembesaran bibir di 2016.

Untuk menjaga bentuk bibir tetap tebal sempurna, filler tidak hanya dilakukan satu kali. Pasien perlu suntik beberapa kali dalam rentang waktu beberapa bulan atau tahun. Bibir Kylie pun melahirkan tren bahwa wanita akan lebih menarik dengan bibir yang tampak penuh dan bervolume. Bagi wanita yang tertarik juga suntik filler, ada beberapa hal yang penting diperhatikan sebelum melakukannya. Ini lima fakta mengenai suntik filler, seperti dikutip dari Women's Health.

1. Pilih Jenis Filler Tergantung Hasil yang Diinginkan
Suntik filler terbaik dan paling aman saat ini adalah yang terbuat dari hyaluronic acid. Hyaluronic acid adalah bentuk gula alami yang juga terdapat pada tubuh manusia. Fungsi hyaluronic acid adalah mengalirkan nutrisi dan membantu kulit mempertahankan kelembapan, kelembutan dan elastisitasnya. Filler hyaluronic acid disarankan bagi wanita yang ingin membuat bibirnya lebih penuh secara signifikan, atau ingin menambahkan sruktur pada lekukan tengah bibir (cupid's bow).

2. Efeknya Hanya Sementara
Apapun merek cairan filler, baik itu Juvederm Ultra atau Restylane, rata-rata efeknya hanya bertahan lima hingga enam bulan sebelum cairan hyaluronic acid terserap dan menyatu oleh tubuh. Namun beberapa jenis filler, seperti Juvederm Volbella bisa bertahan hingga satu tahun.

3. Membutuhkan Persiapan
Sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi aspirin, ibuprofen, suplemen minyak ikan atau vitamin E satu minggu sebelum suntik filler. Dijelaskan dermatologis Dara Liotta, M.D., hal ini dilakukan untuk membantu mengurangi bengkak sebagai efek samping penggunaan filler, karena memasukkan cairan ke dalam tubuh akan menipiskan aliran darah. Tidak disarankan juga meminum alkohol sebelum suntik filler.

4. Bengkak dan Memar
Sebagian orang mungkin akan mengalami bengkak atau memar pada bibirnya pasca suntik filler. Dokter kulit Anda mungkin akan meresepkan arnica, suplemen natural, sebelum suntik untuk membantu mengurangi efek tadi. Dermatologis asal New York, Debra Jaliman, M.D., mengaku biasanya akan memberikan pil steroid untuk diminum di hari saat akan suntik dan setelahnya. Dara menyarankan untuk mengompres bibir dengan es batu agar bibir terasa sedikit lebih nyaman.

5. Tak Semua Wanita Cocok Suntik Filler
Jika jarak antara hidung dan bibir sangat dekat, maka suntik filler untuk menebalkan bibir hanya akan membuat tampilan wajah jadi lebih aneh. menurut pakar kulit Dr. Jeffrey Epstein, M.D., suntik filler biasanya akan lebih bagus pada mereka yang ingin bibir atas atau bawahnya terlihat lebih tegas dan penuh. Tapi jika ingin bibir atas yang mengendur tampak lebih 'terangkat', maka bukan suntik filler jawabannya, melainkan lip fit atau pengangkatan bibir.

sumber

back to top

Studio

Grand Indonesia (Menara BCA) 38th Floor
Jl. MH. Thamrin No.1
Jakarta 10310 - INDONESIA

+62 21 23586486

+62 812 1110951

+62 21 23586490